Lorenzo Tanggapi Masalah Fisiknya

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo yang kini bergabung bersama tim Ducati Corse untuk dua musim MotoGP mendatang, menanggapi mengenai masalah fisiknya. Dirinya tidak sependapat dengan sejumlah anggapan orang yang menganggap bahwa diperlukan untuk meningkatkan massa otot dalam tubuhnya dalam mengendarai motor Ducati.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo saat melakukan sesi uji coba motor Ducati

Tahun ini, Lorenzo memiliki pelatih fisik yang baru. Setelah dirinya dengan Marc Rovira memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama. X-Fuera percaya bahwa tidak akan mengalami perbedaan ketika dirinya menunggangi kuda besi Yamaha.

Adapun, pembalap terakhir yang mampu keluar sebagai juara dunia kelas utama bersama tim pabrikan asal Italia tersebut yakni Casey Stoner. Dimana, tubuh rider asal Australia itu lebih kecil dibandingkan Lorenzo.

Walau demikian, Lorenzo tidak mempermasalahkan persoalan tersebut. Namun dirinya berjanji, bahwa level kebugaran tidak akan mengalami perbedaan ketika menunggangi kendaraan Yamaha dan Ducati.

“Saya mengetahui, bahwa Stoner memiliki fisik yang lebih kurus dan lebih pendek daripada saya serta massa otot tidak lebih berat daripada saya. Sehingga dirinya mampu melaju lebih cepat,”

“Dirinya pun tidak merasa kekalahan dan dapat terus mempertahankan kecepatan hingga di akhir musim. Tetapi itulah Dia dengan kelebihannya. Saya memiliki kelebihan sendiri dan memiliki gaya balap yang berbeda. Jadi, mengenai kondisi fisik, kurasa tidak menjadi permasalahan yang berarti,”

“Terpenting, saya akan berusaha keras untuk beradaptasi dengan cepat bersama Ducati. Demi meraih kemenangan di setiap serinya dan di akhir musim dapat mengunci gelar juara dunia,” tutup pembalap yang identik dengan nomor 99 itu.

Ducati Berupaya Menyesuaikan Gaya Balap Lorenzo

Pembalap Ducati Corse pada musim depan, yakni Jorge Lorenzo bertekad akan tetap mempertahankan gaya balapnya. Dirinya memiliki gaya balap yang halus dan suka menyalip di setiap tikungan dengan kecepatan yang terbilang tinggi, walaupun akan mengendarai motor yang berbeda dari sebelumnya, ketika membela Yamaha.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo berjanji akan kerja keras bersama Ducati

Lorenzo telah menghabiskan karirnya bersama Yamaha selama sembilan tahun. X Fuera terkenal akan pembalap yang memiliki kehebatan dengan skill high speed cornering diatas rata-rata para rider lainnya di kelas utama.

Tetapi, kini dirinya telah bergabung bersama Ducati Corse untuk memulai petualangan barunya di kancah MotoGP. Dimana, tipikal motor Ducati tidak sama dengan Yamaha. Sehingga, butuh penyesuaian supaya dapat menaklukkannya.

Mantan pembalap Ducati yang kini bergabung bersama Suzuki, Andrea Dovizioso menyatakan bahwa gaya balap Lorenzo kurang sesuai apabila mengendarai motor pabrikan asal Italia.

Dovi mengaku telah mencoba manuver yang sama seperti yang dilakukan oleh X Fuera, tetapi justru dirinya terpaksa jatuh dari kuda besinya. Sehingga dirinya memberikan saran untuk Lorenzo akan sedikit merubah gaya balapnya.

Namun, Lorenzo menegaskan tidak akan merubah gaya balapnya. Karena, setiap rider memiliki ciri khas masing-masing.

“Terima kasih Dovi atas sarannya. Tetapi, saya akan tetap mempertahankan gaya balap saya. Dengan sedikit mengubah beberapa detail motor untuk pengembangan,” ungkap Lorenzo.

Stoner dan Pirro Uji Test Motor Ducati

Dapat dipastikan, mantan juara dunia MotoGP, Casey Stoner akan melakukan uji test motor di Sirkuit Sepang, Malaysia pada akhir Januari mendatang. Tak sendirian, Stoner akan ditemani oleh Michele Pirro.

Casey Stoner dan Michele Pirro
Casey Stoner dan Michele Pirro akan melakukan uji coba motor Ducati

Kedua pembalap tersebut melakukan sesi pengujian motor untuk mencari solusi terbaik pengganti panel winglet, yang secara resmi dilarang kegunaannya di musim baru.

Dengan pelarangan sayap aerodinamis, maka Ducati kini berusaha keras agar mendapatkan desain body yang mampu menstabilkan motor ketika melakukan under braking.