MU Selangkah Lagi Menuju Partai Final

Manchester United vs Hull City

Manchester United selangkah lagi menuju partai Final ajang League Cup, setelah berhasil menaklukkan perlawanan Hull City di Old Trafford di leg pertama dengan skor dua gol tanpa balas. Sepasang gol diciptakan oleh Juan Mata dan Fellaini di babak kedua.

Manchester United vs Hull City
Manchester United sukses raih kemenangan di leg pertama League Cup melawan Hull City

Pada laga tersebut, Jose Mourinho tidak menurunkan striker andalannya, Zlatan Ibrahimovic lantaran sakit. Untuk mengisi lini serang, Jose mengandalkan Wayne Rooney yang telah menyamai rekor gol sepanjang masa klub yang dipegang oleh Sir Bobby Charlton.

Walaupun tanpa bintang Swedia tersebut, Setan Merah yang bermain di depan para pendukungnya sendiri langsung memulai jalannya pertandingan dengan intensitas serangan tinggi.

Dua menit baru berjalan, Mata hampir saja membawa timnya unggul terlebih dahulu, andaikan tendangan kerasnya tak mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Eldin Jakupovic.

Tim tamu yang tengah diserang badai cedera, hanya memiliki pemain cadangan sebanyak enam pemain. Salah satu dari mereka pun akhirnya bermain untuk menggantikan Markus Henriksen yang mengalami cedera setelah berduel dengan Paul Pogba.

Hampir saja United tertinggal satu gol ketika sundulan Adama Diomande tak mampu dibaca oleh De Gea. Namun, gol tersebut dianulir oleh sang pengadil lapangan lantaran sang pemain berada di posisi offside.

Berselang lima menit, giliran Rooney yang mendapatkan kesempatan emas setelah menerima umpan silang dari Pogba. Tetapi, tendangannya masih melebar jauh dari arah gawang. Skor 0-0 menutup jalannya pertandingan di babak pertama.

Di paruh kedua, United kembali memulai laga dengan imprensif. Hasilnya, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya tercipta. Mata yang kembali dipercaya menjadi starting eleven mampu memanfaatkan umpan silang Valencia yang diteruskan oleh sundulan Henrikh Mkhitaryan untuk mencetak gol.

Rooney harus mengakhiri laga terlebih dahulu, setelah Mourinho memasukkan Anthony Martial untuk menggantikan posisinya di lini depan. Tuan rumah terus mengendalikan jalannya pertandingan dan Pogba hampir saja menggandakan keunggulan melalui tendangan bebas.

Tiga menit sebelum peluit panjang dibunyikan, akhirnya Marouane Fellaini mampu membuktikan dirinya pantas bermain di tim utama setelah mencetak gol melalui tandukan kepalanya. Kedudukan 2-0 berakhir hingga laga usai. Dengan hasil tersebut, menguntungkan posisi MU menjelang leg kedua nanti.

Mourinho: United Wajib Tampil Imprensif Kontra Liverpool

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho menyatakan bahwa timnya harus tampil lebih baik lagi kala berhadapan dengan Liverpool pada akhir pekan nanti. “Walaupun kami meraih kemenangan melawan Hull City, tetapi kami ingin memperbaiki peforma agar lebih baik saat melawan Liverpool,” ungkap Mourinho.

Jose Mourinho
Jose Mourinho akan memperbaiki performa tim jelang laga melawan Liverpool

United baru saja meraih hasil sempurna kala bermain di Old Trafford untuk meladeni perlawanan Hull City di ajang League Cup dalam leg pertama. Sepasang gol dari Mata dan Fellaini cukup membawa Setan Merah selangkah menuju final.

Zlatan Ibrahimovic Siap Tampil Melawan Liverpool

Pemain baru United yang resmi pada bursa musim panas lalu, Zlatan Ibrahimovic dipastikan akan tampil kala MU berhadapan dengan The Reds pada lanjutan matchday 21 Liga Primer Inggris, akhir pekan mendatang.

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic dipastikan tampil kala MU melawan Liverpool di akhir pekan nanti

Bintang sekaligus kapten tim Nasional Swedia tersebut sempat absen ketika The Reds Devil mampu meraih kemenangan kala melawan Hull City pada leg pertama League Cup, Rabu dinihari, lantaran sedikit sakit.

Namun, Mourinho memberikan kabar terbaru mengenai pemain andalannya di lini serang tersebut. “Kondisi Zlatan saat ini sudah membaik. Ia akan kembali bergabung bersama skuat di sesi latihan menjelang laga kontra Liverpool,” ungkap pelatih berkebangsaan Portugal.

Lorenzo: Persaingan Juara MotoGP 2017 Sangat Menarik

Jorge Lorenzo

Pembalap baru Ducati Corse, Jorge Lorenzo menyatakan bahwa persaingan menuju juara dunia MotoGP 2017 akan sangat menarik. Dirinya menyebut semua rider mampu menjadi juara. Tetapi, persaingan akan ketat diantara tiga sampai empat pembalap saja.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo ungkap kandidat juara dunia MotoGP 2017 hanya ada tiga sampai empat pembalap saja

“Semua rider memiliki kesempatan yang sama untuk keluar sebagai juara dunia MotoGP 2017. Namun menurut saya, hanya akan ada tiga sampai empat saja yang bersaing di puncak klasemen,” ungkap Lorenzo.

Menurut pembalap yang telah berkarir selama delapan tahun itu, Marc Marquez yang merupakan status juara bertahan tentu tetap menjadi favorit untuk mempertahankan gelarnya yang diraih pada musim lalu.

Terlebih lagi, performa The Baby Alien selama musim 2016 yang sangat imprensif. Sehingga, di musim baru mendatang, rider asal Spanyol itu akan tampil lebih agresif demi mempertahankan gelar juara.

“Marc adalah rider yang sangat berbakat. Dia telah menunjukkan kehebatannya dari musim ke musim. Terlebih Ia adalah juara bertahan. Tentu, Dia akan berusaha untuk mempertahankan gelarnya,” ungkap X-Fuera.

Selain Marc, menurut Lorenzo, mantan rekan setim ketika membela Yamaha, Valentino Rossi juga merupakan kandidat yang perlu diperhitungkan. Walaupun pembalap berkebangsaan Italia itu tak lagi muda. Tetapi, The Doctor telah berkarir di kelas utama sejak lama.

Maverick Vinales yang kini bergabung bersama Yamaha Movistar dan akan berpasangan dengan Rossi, juga menjadi kandidat untuk meraih gelar juara dunia di musim depan.

“Rossi adalah legenda MotoGP, jadi Ia juga termasuk dalam favorit persaingan gelar juara. Rekan setim Rossi, Vinales tentu akan bersaing semaksimal mungkin. Apalagi pada musim lalu, Dia sangat imprensif,”

“Persaingan di musim depan akan sangat ketat. Banyak rider baru dengan kendaraan yang baru pula. Jadi, semua akan bersaing untuk meraih gelar juara,” tutup rider yang kini berusia 27 tahun.

Ducati Bujuk Lorenzo Untuk Gencatan Senjata Dengan Rossi

Sementara itu, tim anyar Lorenzo, para petinggi Ducati Corse membujuk kepada rider asal Spanyol tersebut untuk melakukan melakukan gencatan senjata dengan Valentino Rossi.

Para petinggi Ducati Corse
Para petinggi Ducati Corse meminta kepada Lorenzo agar memperbaiki hubungannya dengan Rossi

Dengan langkah tersebut, para petinggi asal pabrikan Italia itu berharap pamor Ducati dan Lorenzo akan naik di mata publik Negeri Pisa. Ducati merasa khawatir akan hubungan buruk antara X-Fuera dengan Rossi dapat menimbulkan perpecahan di kubu fans Ducati di tanah Italia.

Menurut salah satu sumber yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa para petinggi Ducati meminta kepada Lorenzo untuk memulai hubungan baik dengan The Doctor.

“Dengan alasan kebaikan, tentu kami meminta kepada Lorenzo baik secara aktif maupu pasif untuk menjaga hubungan baik dengan Rossi. Kami juga ingin hubungan antara Jorge dengan Valentino yang sempat buruk, perlahan membaik,”

“Hubungan baik tentu akan menghasilkan hal yang baik pula. Sehingga, tak ada lagi perpecahan,” tutup sumber tersebut.

Galbusera Ungkap Lorenzo Akan Tampil Imprensif

Disisi lain, Silvano Galbusera yang merupakan kru Rossi menyatakan bahwa Lorenzo akan tampil dengan maksimal di musim baru mendatang.

Silvano Galbusera
Silvano Galbusera ungkap bahwa Lorenzo akan mengalami kesulitan

Namun, X-Fuera diprediksi akan mengalami kesulitan. Hal tersebut berdasarkan hasil tes di Sirkuit Valencia pada tanggal 15-16 November 2016 lalu. Lantaran Lorenzo hanya mampu finis di urutan ketiga pada hari pertama dan berada di posisi keenam di hari selanjutnya.

“Menurut saya, Lorenzo akan mengalami kesulitan dalam mengendarai motor Ducati. Walaupun kita semua mengetahui, bahwa motor pabrikan asal Italia tersebut memiliki akselerasi tinggi,”

“Saya rasa, Dia akan mampu meraih beberapa kemenangan di sejumlah seri. Namun untuk meraih gelar juara MotoGP 2017, cukup sulit,” ungkap Galbusera.

Tren Negatif Lakers Terus Berlanjut

LA Lakers vs Toronto Raptors

LA Lakers harus kembali menelan pil pahit di ajang National Basketball Association (NBA) musim 2016/2017. Kini, mereka telah membukukkan tiga kekalahan secara beruntun. Setelah mereka harus takluk ditangan Toronto Raptors dengan skor akhir 114-124 yang dihelat di kandang mereka sendiri.

LA Lakers vs Toronto Raptors
LA Lakers kembali menelan kekalahan kala berhadapan dengan Toronto Raptors

Laga yang dilangsungkan di Staples Center pada tanggal 2 Januari 2017, sejatinya Lakers mampu bermain cukup baik di paruh pertama. Sempat tertinggal 0-5 terlebih dahulu, pada akhirnya mereka mampu menutup kuarter pertama dengan kedudukan 32-27.

Tetapi, penampilan mereka di kuarter pertama tak mampu dipertahankan. Di kuarter kedua, klub yang bermarkas di pusat kota Los Angeles itu harus kemasukkan poin sebanyak 31 angka. Mereka pun hanya mampu membalas 24 poin saja. Sehingga, kedudukan 57-58 menutup kuarter kedua.

Di kuarter berikutnya, kedua tim saling menujukkan kehebatannya. Tetapi sayang, tuan rumah kembali kalah dalam perolehan angka. Tim asuhan Luke Walton hanya mencetak 26 poin saja. Sedangkan Raptors mampu memasukkan bola sebanyak 27 poin.

Puncaknya, pada kuarter terakhir, Lakers terus mengalami penurunan performa. Tembakan tiga poin yang dilakukan oleh Terrence Ross membawa timnya unggul jauh dari sang lawan menjadi 88-83.

Selanjutnya, serangan demi serangan terus dilancarkan oleh kubu tamu. Raptor berhasil menambah angka sebanyak 35 poin, sedangkan Lakers hanya dapat mencetak 31 poin. Kedudukan 114-124 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan kekalahan yang diderita oleh LA Lakers, membuat mereka menelan tiga kali kekalahan secara beruntun. Secara kesuluruhan mereka telah mengoleksi sebanyak 25 pil pahit di sepanjang musim ini.

Sedangkan kemenangan bagi Raptors, menjadikan mereka sukses mencatatkan  kemenangan ke 23.

Luke Walton Sedih Akan Kekalahan Ini

Kepala pelatih La Lakers, Luke Walton menyatakan bahwa dirinya merasa sedih dengan kekalahan timnya atas Toronto Raptors. Laga yang dihelat sehari setelah tahun baru itu, membuat Lakers menelan kekalahan ketiga secara beruntun.

Luke Walton
Luke Walton merasa kecewa akan kekalahan timnya kala bersua Toronto Raptors

“Tentu, semua orang pastinya mereka sedih jika melihat timnya harus menelan kekalahan. Itulah yang juga saya rasakan atas kekalahan yang kami terima saat melawan Raptors. Padahal, laga itu kami bermain di depan para pendukung kami. Tapi, kami tak mampu memaksimalkan keuntungan tersebut. Hingga kami harus menelan kekalahan ketiga kalinya secara beruntun,” ujar Luke.

Ayah dua anak itu menambahkan, bahwa mereka akan belajar dari kekalahan, demi keluar dari tren negatif ini. Sehingga mampu kembali ke jalur kemenangan.

“Kekalahan menjadi hal yang sangat berharga bagi kami. Agar kami lebih bekerja keras lagi. Tentu, kami akan berusaha keluar dari tren negatif ini. Kami akan kembali ke jalur kemenangan dan bersaing dengan tim-tim lainnya,”

“Perjalanan masih cukup panjang. Jadi, jangan coret kami dari persaingan gelar juara. Kami akan berusaha keras untuk kembali meraih kemenangan dan mencoba untuk selalu mempertahankan performa terbaik kami,” tutup kepala pelatih yang kini telah berusia 36 tahun.

Lou Williams Ungkapkan Rasa Kekecewaannya

Senada dengan Luke Walton, kapten LA Lakers Lou Williams juga mengungkapkan bahwa dirinya juga merasakan kekecewaan akan rekor tiga kekalahan beruntun.

Lou Williams
Lou Williams berjanji akan memperbaiki performanya

“Saya juga merasakan apa yang pelatih kami rasakan. Begitu pula dengan seluruh rekan-rekan di dalam skuat. Mereka merasa kecewa dengan kekalahan ini,”

“Jadi, saya dan juga seluruh rekan-rekan akan berusaha keras untuk menampilkan kehebatan di setiap laganya, demi kembali merasakan kemenangan,” ungkap Williams.

Pemain dengan nomor punggung 23 itu menambahkan bahwa dirinya akan melakukan yang terbaik di setiap serinya.

“Saya telah berjanji bersama seluruh skuat di bahwa kami akan bekerja lebih keras lagi, agar mengakhiri tren kekalahan ini. Selain itu, tentu memberikan senyuman manis bagi para pendukung,” tutup Williams.

Riyad Mahrez Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik Afrika 2016

Riyad Mahrez

Riyad Mahrez berhasil keluar sebagai pemenang dalam penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2016. Pemain berkebangsaan Aljazair itu tampil gemilang sepanjang musim lalu dengan mampu mengantarkan Leicester City menjuarai Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Riyad Mahrez
Riyad Mahrez raih penghargaan Pemain Terbaik Afrika 2016

Gelandang serang yang kini berusia 25 tahun itu berhasil menyingkirkan para kandidat lainnya seperti pemain baru Liverpool, Sadio Mane yang juga tampil mengesankan di musim baru ini dan bintang Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang.

Mahrez tampil memukau di sepanjang tahun 2016, terutama setelah berhasil menginspirasi keberhasilan Leicester City menjadi juara Liga Inggris musim 2015/2016, yang tentu akan dikenang sebagai salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah sepakbola dan terlebih secara umum bagi dunia olahraga.

Meskipun, performa Mahrez di paruh musim 2016/17 kurang impresif di Liga Primer Inggris, seiring Leicester yang kini berada di urutan ke 15 dalam tangga klasemen sementara dan hanya terpaut enam angka saja dari zona degradasi. Tetapi, winger 25 tahun tersebut tampil apik di kancah Liga Champions musim ini dengan mampu mencetak empat gol.

Secara keseluruhan, penampilan Mahrez sudah cukup mengantarkan dirinya dianugerahi sebagai Pemain Terbaik Afrika 2016 dengan perolehan 361 poin. Mengungguli raihan poin yang diterima oleh Aubameyang yang hanya 313 angka saja dan Mane yang menerima 186 poin saja.

Kedua pemain itu masing-masing menduduki posisi kedua dan ketiga. Sementara pada edisi tahun lalu, Aubameyang berhasil menjadi yang terbaik di daratan Afrika sebagai pemain terbaik.

Keseluruhan kandidat tersebut kini tengah bersiap-siap untuk membela negaranya masing-masing dalam berhelatan Piala Afrika 2017. Event dua tahun sekali ini diselenggarakan di Gabon dan berlangsung dari tanggal 14 Januari hingga 5 Februari 2017 mendatang.

Ranieri Tuntut Performa Mahrez

Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri menuntut sang bintang Riyad Mahrez agar tampil imprensif seperti tahun lalu. Dirinya pun sempat tidak masuk dalam starting eleven tim.

Claudio Ranieri
Claudio Ranieri mendesak Mahrez agar kembali tampil gemilang

Winger lincah asal Aljazair itu merupakan salah satu fundamental The Foxes pada musim lalu saat merengkuh gelar juara Liga Primer Inggris. Dia pun juga dinobatkan sebagai pemain terbaik versi PFA.

Gelandang berusia 25 tahun tersebut sempat di cadangkan saat Leicester melawan Everton di King Power Stadium yang berakhir dengan kedudukan 0-2 untuk keunggulan The Toffees. Sehingga Mahrez di desak agar kembali menampilkan performa terbaiknya.

“Saat ini, dia (Mahrez) memang tidak dalam bentuk yang terbaik seperti di musim lalu dan saya mendesak agar dia kembali ke dalam performa yang sebenarnya. Saya tak melihat di sesi latihan, Ia bekerja seperti yang diharapkan. Sehingga, dia harus memberikan lebih,”

Demerai Gray tampil sangat gemilang. Peformanya tidak lagi diragukan. Jadi, saya sedikit menaruh harapan kepada Mahrez dalam formasi 4-4-2 dengan Marc Albrighton yang dapat membantu di lini tengah permainan,” tutup manajer asal Italia.

Wilfred Ndidi Resmi Bergabung Leicester City

Sementara itu, Ranieri mendapatkan suntikan tenaga baru pada bursa musim dingin ini. Wilfred Ndidi secara resmi diumumkan oleh pihak klub. Gelandang asal Nigeria itu ditransfer dari Genk seharga £15 juta.

Wilfred Ndidi
Wilfred Ndidi resmi menjadi pemain Leicester City

Ndidi sepakat menjalin kerja sama dengan Leicester dalam jangka waktu lima setengah tahun. Setelah berhasil mendapatkan izin kerja dari FA.

Rencananya, Ndidi akan dimainkan saat The Foxes menghadapi Everton akhir pekan ini di ajang kejuaraan Piala FA.

“Dia (Ndidi) sudah resmi menjadi bagian dalam skuat kami. Segalanya perizinan sudah selesai. Dia pun sudah berlatih bersama kami dan kemungkinan akan tersedia di akhir pekan nanti. Dia pemain yang hebat dengan postur yang tinggi,” ungkap Ranieri.

PBSI Umumkan Pelatih Nasional Bulutangkis Indonesia

PBSI

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) selaku induk tertinggi badminton di Tanah Air telah mengumumkan secara resmi pelatih nasional dan juga para penghuni Cipayung. Hal tersebut di ungkapkan oleh Susi Susanti yang kini menjabat sebagai Kabid Binpres (Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi) PP PBSI di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur pada hari Rabu, 04 Januari 2017 lalu.

Susi Susanti
Susi Susanti umumkan para penghuni Pelatnas Cipayung

Susy mengungkapkan bahwa nama-nama yang menjadi pelatih maupun juga para penghuni Pelatnas Cipayung telah melewati berbagai pertimbangan yang terperinci. “Tentu kita telah menyaring sejumlah nama dengan pertimbangan yang matang dan terperinci,” ungkap legenda bulutangkis Indonesia itu.

Secara kesuluruhan, terdapat 19 nama pelatih dan 89 atlet yang akan menjadi penghuni baru pelatihan nasional badminton di Cipayung nantinya. Mereka semua akan menjalani masa pelatnas dalam periode yang panjang, di mulai tahun 2016 hingga 2020.

Kendati akan melewati periode yang panjang, akan tetapi baik para pelatih maupun atlet tidak dapat dikatakan aman di pelatnas Cipayung dalam kurun empat tahun kedepan. Lantaran, Susy menjelaskan bahwa mereka semua akan melewati masa eveluasi, promosi hingga degradasi yang dihelat setiap tahunnya.

Atlet bulutangkis yang meraih medali emas di ajang Olimpiade 1992 itu mengungkapkan bahwa jumlah penghuni yang menempati Cipayung akan bertambah.

Pasalnya, dari 89 atlet yang sudah dipastikan berada di pelatnas, masih terdapat dua slot kosong yang tersisa untuk empat nama dalam kategori ganda putra pratama, dua nama di sektor ganda putri pratama dan terakhir tunggal putra pratama.

“Kami akan menerapkan format magang selama tiga bulan untuk memastikan siapa saja yang layak untuk menjadi penghuni Pelatnas Cipayung. Sedangkan untuk pelatih, walaupun sudah mendapatkan kontrak selama dua tahun, tetapi kami akan mengadakan evaluasi,” ujar Susi.

Susunan Resmi Pelatih Nasional Bulutangkis Pasukan Garuda

Adapun susunan untuk pelatih utama dan pratama yang resmi ditunjuk oleh PBSI:

Hendry Saputra Ho dan Irwasyah akan menjadi pelatih tunggal putra utama. Sedangkan tunggal putra pratama akan dilatih oleh Harry Hartono dan Deni Danuaji.

 PBSI
Calon penghuni Pelatnas Cipayung

Sementara, tunggal putri pratama dipercayakan oleh Minarti Timur dan Jeffer Rosobin dan Herli Djaenudin akan menangani tunggal putri pratama.

Di sektor ganda putra utama, Herry Iman Pierngadi sebagai kepala pelatih yang akan dibantu oleh Aryono Miranat. Thomas Indratjaja dan David Y. Pohan menjadi pelatih di sektor ganda putra pratama.

Eng Hilan menjabat sebagai pelatih kepala ganda putri utama dan akan dibantu oleh Chafidz Yusuf. Untuk urusan ganda putri pratama, nama Rudy Haditono Gunawan dan Anggun Nugroho menjadi yang dipercaya.

Terakhir, di kategori ganda campuran utama yang merupakan andalan timnas bulutangkis Indonesia di berbagai ajang kejuaraan dunia, lantaran di huni oleh Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, akan dilatih oleh Richard Mainaky sebagai pelatih kepala dan Vita Marissa. Sedangkan ganda campuran pratama diemban oleh Nova Widianto dan Amon Sunaryo.

PBSI Pasang Target Juara SEA Games 2017

Dengan penunjukkan pelatih baru yang akan melatih para atlet di Pelatnas Cipayung, PBSI langsung memasang target juara di ajang SEA Games 2017. Walaupun pihak pemerintah tidak menetapkan target.

Achmad Budiharto
Achmad Budiharto menargetkan juara di ajang SEA Games 2017

Hal tersebut diungkapkan oleh Achmad Budiharto selaku Sekretaris Jenderal PP PBSI. “Salah satu prioritas kami adalah untuk menjuarai ajang SEA Games 2017. Meskipun pihak pemerintah tidak membebani kami untuk keluar sebagai juara,”

“Tetapi, kami akan berusaha untuk menjuarai ajang yang memang terbilang kurang bergengsi. Namun, kami akan menurunkan para atlet pelapis untuk menunjukkan kemampuan sesungguhnya,” ungkap Budiharto.

Lorenzo Tanggapi Masalah Fisiknya

Jorge Lorenzo

Jorge Lorenzo yang kini bergabung bersama tim Ducati Corse untuk dua musim MotoGP mendatang, menanggapi mengenai masalah fisiknya. Dirinya tidak sependapat dengan sejumlah anggapan orang yang menganggap bahwa diperlukan untuk meningkatkan massa otot dalam tubuhnya dalam mengendarai motor Ducati.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo saat melakukan sesi uji coba motor Ducati

Tahun ini, Lorenzo memiliki pelatih fisik yang baru. Setelah dirinya dengan Marc Rovira memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama. X-Fuera percaya bahwa tidak akan mengalami perbedaan ketika dirinya menunggangi kuda besi Yamaha.

Adapun, pembalap terakhir yang mampu keluar sebagai juara dunia kelas utama bersama tim pabrikan asal Italia tersebut yakni Casey Stoner. Dimana, tubuh rider asal Australia itu lebih kecil dibandingkan Lorenzo.

Walau demikian, Lorenzo tidak mempermasalahkan persoalan tersebut. Namun dirinya berjanji, bahwa level kebugaran tidak akan mengalami perbedaan ketika menunggangi kendaraan Yamaha dan Ducati.

“Saya mengetahui, bahwa Stoner memiliki fisik yang lebih kurus dan lebih pendek daripada saya serta massa otot tidak lebih berat daripada saya. Sehingga dirinya mampu melaju lebih cepat,”

“Dirinya pun tidak merasa kekalahan dan dapat terus mempertahankan kecepatan hingga di akhir musim. Tetapi itulah Dia dengan kelebihannya. Saya memiliki kelebihan sendiri dan memiliki gaya balap yang berbeda. Jadi, mengenai kondisi fisik, kurasa tidak menjadi permasalahan yang berarti,”

“Terpenting, saya akan berusaha keras untuk beradaptasi dengan cepat bersama Ducati. Demi meraih kemenangan di setiap serinya dan di akhir musim dapat mengunci gelar juara dunia,” tutup pembalap yang identik dengan nomor 99 itu.

Ducati Berupaya Menyesuaikan Gaya Balap Lorenzo

Pembalap Ducati Corse pada musim depan, yakni Jorge Lorenzo bertekad akan tetap mempertahankan gaya balapnya. Dirinya memiliki gaya balap yang halus dan suka menyalip di setiap tikungan dengan kecepatan yang terbilang tinggi, walaupun akan mengendarai motor yang berbeda dari sebelumnya, ketika membela Yamaha.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo berjanji akan kerja keras bersama Ducati

Lorenzo telah menghabiskan karirnya bersama Yamaha selama sembilan tahun. X Fuera terkenal akan pembalap yang memiliki kehebatan dengan skill high speed cornering diatas rata-rata para rider lainnya di kelas utama.

Tetapi, kini dirinya telah bergabung bersama Ducati Corse untuk memulai petualangan barunya di kancah MotoGP. Dimana, tipikal motor Ducati tidak sama dengan Yamaha. Sehingga, butuh penyesuaian supaya dapat menaklukkannya.

Mantan pembalap Ducati yang kini bergabung bersama Suzuki, Andrea Dovizioso menyatakan bahwa gaya balap Lorenzo kurang sesuai apabila mengendarai motor pabrikan asal Italia.

Dovi mengaku telah mencoba manuver yang sama seperti yang dilakukan oleh X Fuera, tetapi justru dirinya terpaksa jatuh dari kuda besinya. Sehingga dirinya memberikan saran untuk Lorenzo akan sedikit merubah gaya balapnya.

Namun, Lorenzo menegaskan tidak akan merubah gaya balapnya. Karena, setiap rider memiliki ciri khas masing-masing.

“Terima kasih Dovi atas sarannya. Tetapi, saya akan tetap mempertahankan gaya balap saya. Dengan sedikit mengubah beberapa detail motor untuk pengembangan,” ungkap Lorenzo.

Stoner dan Pirro Uji Test Motor Ducati

Dapat dipastikan, mantan juara dunia MotoGP, Casey Stoner akan melakukan uji test motor di Sirkuit Sepang, Malaysia pada akhir Januari mendatang. Tak sendirian, Stoner akan ditemani oleh Michele Pirro.

Casey Stoner dan Michele Pirro
Casey Stoner dan Michele Pirro akan melakukan uji coba motor Ducati

Kedua pembalap tersebut melakukan sesi pengujian motor untuk mencari solusi terbaik pengganti panel winglet, yang secara resmi dilarang kegunaannya di musim baru.

Dengan pelarangan sayap aerodinamis, maka Ducati kini berusaha keras agar mendapatkan desain body yang mampu menstabilkan motor ketika melakukan under braking.

Toronto Raptors Takluk Ditangan Warriors

Golden State Warriors vs Toronto Raptors

Toronto Raptors harus mengakui keunggulan dari Golden State Warriors yang pada laga sebelumnya harus menelan kekalahan ditangan Clevelend Cavaliers. Warriors mampu menaklukkan Raptors dengan kedudukan akhir 121-111.

Golden State Warriors vs Toronto Raptors
Golden State Warriors berhasil taklukkan Toronto Raptors

Laga yang dihelat di Oracle Arena, Oakland pada hari Rabu 28 Desember 2016 malam waktu setempat, tuan rumah langsung tancap gas ketika tipoff. Hasilnya, hanya dari sepuluh tembakan pertama, Warriors mampu menorehkan sembilan angka. Bahkan, tuan rumah sukses unggul jauh 22-4. Hingga menutup kuarter pertama dengan kedudukan 42-17.

Kuarter kedua dimulai, kubu tamu mampu memperkecil selisih menjadi 36-48. Namun, Warriors kembali menjauh dan menutup jeda dengan skor 72-55.

Di kuarter selanjutnya, kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbaiknya. Hasilnya, keduanya mampu menorehkan angka yang sama, yakni sebanyak 36 poin.

Hingga kuarter terakhir, Raptors tak kunjung juga mampu mengatasi permainan sang tuan rumah dan tak mampu mengejar ketertinggalan. Pada akhirnya, kedudukan 121-111 menjadi keunggulan Wariors.

Stephen Curry keluar sebagai pemain yang paling banyak menyumbang poin bagi Warriors dengan 28 angka. Ia pun juga sukses memberikan assist kepada rekannya yang mencetak gol sebanyak 7 assist dan 7 rebound.

Pemain kedua yang tampil gemilang pada laga tersebut yakni Kevin Durant. Atlet kelahiran 29 September 1988 itu menyumbangkan 22 angka, 7 assist dan 17 rebound serta 5 blok. Sedangkan Klay Thompson menambahkan poin sebanyak 21 angka.

Dari kubu tamu, DeMar DeRozen tampil cemerlang dengan menyumbangkan angka sebanyak 29 poin. Kyle Lowry menjadi pemain kedua dengan raihan 27 angka dan Terrence dengan 24 angka.

Steve Kerr Senang Dengan Kemenangan Ini

Pelatih Golden State Warriors, Steve Kerr mengungkapkan bahwa dirinya senang dengan hasil yang diperoleh timnya. “Tentu saya merasa senang dengan kemenangan ini. Mengingat pada laga sebelumnya, kami harus menelan kekalahan kala berhadapan dengan Clevelend Cavaliers,” ungkap Kerr.

Steve Kerr
Steve Kerr senang dengan hasil kemenangan ini

Manajer asal Lebanon menambahkan dengan kemenangan ini, mengembalikkan rasa kepercayaan diri di dalam skuat para pemainnya. Sehingga, dirinya yakin bahwa akan terus meraih poin penuh dengan tingkat kepercayaan diri tim.

“Bermodal kemenangan, kepercayaan diri di dalam skuat kami kembali normal. Sehingga, kami yakin di laga-laga selanjutnya, kami mampu meraih kemenangan dan terus berjuang hingga akhir. Dengan demikian, tim dapat mengunci gelar di akhir musim. Itu yang tentu kami semua harapkan,”

“Dukungan para fans tentu juga akan menambah kekuatan kami. Teruslah mendukung kami tanpa lelah. Kami akan berusaha keras untuk membayar rasa kepercayaan dan dukungan kalian,”

“Namun, apabila berandai-andai kami tak mampu keluar sebagai juara. Setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik yang dapat kami berikan. Jangan lelah, teruslah mendukung kami,” tutup Kerr.

Stephen Curry: Senang Rasanya Membantu Tim Meraih Poin Sempurna

Pemain yang berperan sangat penting dalam kemenangan Golden State Warriors atas Toronto Raptors, Stephen Curry mengatakan bahwa dirinya senang mampu membantu tim untuk meraih kemenangan.

Stephen Curry
Stephen Curry senang mampu membantu tim meraih kemenangan

“Senang rasanya mampu mengantarkan tim untuk meraih kemenangan. Setelah di laga sebelumnya, kami merasakan kekalahan,” ungkap Curry.

Atlet basket kelahiran Akron, Ohio itu menambahkan bahwa dirinya akan terus berusaha keras di setiap laganya. Supaya kembali membantu tim untuk meraup poin sempurna.

“Saya akan berusaha keras di setiap laganya, apabila saya kembali dipercaya oleh pelatih. Kepercayaan itu akan berusaha untuk saya bayar dengan penampilan yang gemilang. Tentu demi tim meraih kemenangan dan memberikan senyuman bagi para pendukung yang tak henti-henti selalu mendukung,”

“Untuk mencapai performa cemerlang, saya akan terus bekerja keras di setiap waktu yang sama miliki,” tutup Curry.

Rexy Akan Menangani Bulu Tangkis Thailand

rexy mainaky

Rexy Mainaky yang sebelumnya mendapatkan tawaran menjadi kepala pelatih tim nasional bulutangkis Thailand, ia menjawab permintaan tersebut dan menerima tawaran tersebut.

Rexy diminta untuk meningkatkan sektor putri dan level junior bulutangkis Thailand. Ia menyepakati tugas baru ari Badminton Thailand (BAT) pada 10 Desember 2016.

Ia akan mulai menjadi kepala pelatih BAT pada Januari 2017 hingga tiga tahun ke depan. Menurut kabar, penanda tanganan kontrak akan berlangsung pada 5 Januari 2017 mendatang.

Untuk fokus utama, BAT akan mengejar sektor putri dan level junior bulutangkis. Dan Uber 2018 adalah misi utama BAT.

Semua permntaan dari Badminton Thailand tersebut tidak membuat Rexy keberatan, justru ia merasa tertantang untuk mewujudkannya.

Tugas Rexy Di Badminton Thailand

Rexy yang menyetujui untuk menjadi pelatih kepala tim nasional bulutangkis Thailand mendapatkan tugas untuk meningkatkan sektor putri dan level junior bulutangkis Thailand.

Rexy mendapatkan tugas tersebut dari BAT pada 10 Desember 2016 dn ia akan mulai bekerja mulai Januari 2017 hingga 3 tahun mendatang. Rencananya, BAT dan Rexy akan melakukan tanda tangan kontrak pada 5 Januari mendatang.

Semua sudah dibicarakan dan mereka sedang dalam prosesnya. Setelah saya tiba di sana, kami akan mulai tanda tangan kontrak untuk tiga tahun.” kata Rexy.

rexy
Rexy dan BAT baru bertemu sekali, namun mereka sudah membicarakan visi dan misi timbas Thailand kedepan. Rexy diminta untuk meningkatkan sektor putri dan level junior. Uber Cup 2018 menjadi misi terbesar BAT.

Target awal kita adalah Uber Cup 2018. Tetapi tahun depan ada Piala Sudirman dan Kejuaraan Dunia 2017. Nanti akan saya lihat susunan pemain yang layak untuk bertanding di Sudirman seperti apa.” tutur Rexy.

Kemarin saat bertemu dengan Ketua Umumnya, beliau menceritakan tentang pemain juniornya yang memiliki potensi yang baik kedepannya, tetapi mereka ingin bisa mengangkat ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Nanti saya kan duduk dengan mereka dan para pemain untuk membicarakan bagaimana masukan-masukan dari mereka.

Bukannya merasa kesulitan, justru Rexy menganggap itu adalah sebuah tantangan.

Kita tidak bisa bilang mana yang terbaik. Tetapi saya bisa melihat ambisi dari orang tersebut. Nanti saat duduk bersama, kita akan membuat susunannya seperti apa.” ucap Rexy.

Bagaimana Masa Depan Pelatih PBSI?

rexy mainaky
Rexy mengumumkan untuk bekerja sama dengan BAT pada Januari 2017. Ia akan menjadi pelatih kepala tim nasional bulutangkis Thailand.

Masa depan Rexy memang sempat diragukan setelah namanya tidak masuk dalam kepengurusan PP PBSI periode 2016-2020.

Sebenarnya, tidak hanya Rexy yang masa depannya tidak ada kepastian di PBSI. Pelatih-pelatih lain juga ada yang mengalami nasib serupa. Hal ini dikarenakan kontrak para pelatih yang habis akhir tahun ini dan belum ada pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak.

Pelatih yang masa depannya sudah cerah adalah Ricky Soebagdja. Setelah menjabat sebagai ketua sub bidang pelatnas PBSI, tenaganya masih dibutuhkan dan sekarang menjabat sebagai Ketua Bidang Humas untuk empat tahun ke depan.

Hingga saat ini, PBSI kabinet Wiranto belum memberikan keterangan apapun. Mereka mengemukakan alasan pengumuman akan dilakukan usai kepengurusan dilantik oleh KONI.

Pelatih PBSI memiliki lima pelatih kepala untuk masing-masing sektor. Pada sektor tungggal putri dipimpin oleh Bambang Supriyanto, tunggal putra dipimpin oleh Hendry Saputra, ganda putra dipimpin oleh Iman Pierngaji, ganda putri dipimpin oleh Eng Hian, dan ganda campuran dipimpin oleh Richard Mainaky. Mereka dibantu oleh beberapa asisten pelatih.

Lallana: Bukan Saatnya Melihat Papan Klasemen

lallana

Gelandang Liverpool, Adam Lallana, menegaskan kalau ini bukan saatnya untuk melihat papan klasemen, meskipun klubnya naik peringkat usai menang melawan Middlesbrough.

Bertanding tandang di Riverside Stadium pada 15 Desember pukul 02:45, The Reds harus menghadapi tuan rumah The Boro. Dalam pertandingan ini, klub asuhan Jurgen Klopp berhasil pulang dengan menang telak 0-3.

adam lallana
Dalam pertandingan ini, Lallana mencetak dua gol dan satu assist.

Berkat kemenangan ini, kini The Reds berhasil naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Primer dengan memiliki total 34 poin, menggeser Arsenal yang memiliki total poin sama namun kalah dalam selisih gol. Kini, mereka memiliki selisih 6 poin dari Chelsea yang sedang berada di puncak klasemen.

Arsenal terpaksa turun ke peringkat ke-3 klasemen karena kalah dalam pertandingan terakhir. Meski memiliki total poin yang sama dengan Liverpool, namun ia kalah dalam total perolehan gol.

Lallana: Masih Terlalu Dini Melihat Papan Klasemen

Gelandang Liverpool, Lallana mengaku senang dengan kemenangan telak melawan Middlesbrough yang membuat klubnya kini naik ke peringkat ke-2 klasemen.

Namun, Lallana meminta kepada rekan-rekan setimnya untuk tidak mempedulikan posisi mereka di klasemen.

Masih terlalu cepat untuk melihat papan klasemen, ini lebih tentang bagaimana kami bermain. Kami harus mengubah beberapa hal dan berhasilmelakukannya malam ini.

Klasemen sementara Liga Primer, Chelsea sedang berada di peringkat pertama dengan memegang 40 poin dari 13 kali kemenangan, dan 1 kali seri. Sedangkan Liverpool sedang berada di posisi kedua dengan memiliki 34 poin dari 10 kemenangan dan 4 kali seri. Arsenal yang sempat kalah dalam pertandingan terakhir melawan Everton harus turun ke peringkat ke-3 klasemen, meskipun memiliki total poin yang sama dengan Liverpool, namun ia kalah dalam jumlah perolehan gol. Manchester City sedang membayang-bayangi dengan memegang 33 poin, hanya selisih 1 poin dari klub yang berada di atasnya.

Masih banyak pertandingan yang harus dilewati oleh klub, sehingga hasil klasemen sementara ini jangan menjadi patokan. Benar apa yang dikatakan Lallana, masih terlalu dini untuk melihat papan klasemen sekarang.

Pertandingan Liverpool Selanjutnya Melawan Everton

Setelah menang dalam pertandingan terakhir melawan Middlesbrough di Riverside Stadium dengan kemenangan telak, selanjutnya The Reds akan datang ke Goodison Park untuk bertanding melawan Everton.

Sebelumnya, Everton berhasil mengalahkan Arsenal dengan skor 2-1 dalam pertandingan kandang, hasil pertandingan akhir tersebut membuat Arsenal kini harus turun ke peringkat 3 klasemen.

romelu lukaku
Liverpool sudah mencetak 40 gol dalam musim ini. Sedangkan Everton memiliki Romelu Lukaku, pemain top skorer mereka dengan 9 gol.

Meskipun sebelumnya Everton berhasil mengalahkan Arsenal, bukan berarti pertandingan melawan The Reds akan menjadi pertandingan yang mudah. Setiap pertandingan akan memiliki hasil yang berbeda meskipun bertanding di tempat yang sama.

Klub asuhan Jurgen Klopp memiliki banyak pemain cedera yang tidak bisa ikut dalam pertandingan babak 17 yang akan berlangsung 20 Desember mendatang. Namun, Jurgen Klopp masih memiliki pemain-pemain cadangan yang bisa turun dalam pertandingan untuk menggantikan pemain yang cedera.

Sementara Everton mendapatkan keuntungan dengan pertandingan kandang, pemain-pemain klub mereka sudah terbiasa bermain di lapangan tempat latihan sehingga pertandingan bisa mereka jalankan dengan mudah.

Namun di sisi lain, Jurgen Klopp memiliki pemain-pemain berkelas yang siap untuk mengalahkan tim tuan rumah.

Pertandingan ini harus dimenangkan oleh Liverpool jika mereka ingin mempertahankan peringkat klasemen klub yang sedang berada di posisi ke-2. Namun yang terpenting, bertanding dengan sportif dengan melakukan sedikit pelanggaran adalah kunci utama pertandingan akan menjadi seru untuk di saksikan.

Menjadi Rekan Valentino Rossi, Vinales Akan Setara Dengan Lorenzo

vinales

Saat mendapatkan tawaran dari Movistar Yamaha, Maverick Vinales tidak berfikir dua kali untuk meninggalkan Suzuki Ecstar. Di MotoGP Musim 2017 nanti, ia akan menggantikan peran Jorge Lorenzo untuk menjadi rekan Valentino Rossi.

Saat Lorenzo memutuskan untuk hengkang ke Ducati, Yamaha langsung merespon dengan cepat. Tidak lama setelah itu, Yamaha langsung mengkonfirmasi kalau Vinales akan menjadi pembalap utama mereka di musim 2017 mendatang.

Vinales Akan Menjadi Rekan Rossi

maverick vinales
Vinales akan menjadi rekan Rossi untuk MotoGP musim 2017 menggantikan Lorenzo yang memutuskan untuk bergabung dengan Ducati.

Saat Lorenzo mengambil keputusan tersebut, Yamaha langsung bergerak cepat untuk meminta Vinales untuk begabung. Tanpa pikir panjang, ia langsung mengambil penawaran tersebut.

Keputusan yang di ambil oleh Yamaha dinilai cukup baik. Pasalnya, Vinales menunjukkan perfoma yang baik sepanjang MotoGP 2016. Ia berhasil mengamankan posisi ke-4 klasemen mengalahkan Dani Pedrosa, Cal Crutchlow, dan Andrea Iannone.

Pembalap muda berusia 21 tahun ini juga menunjukkan performa yang mengesankan saat sesi uji coba di Sirkuit Ricardo Tormo, 15 dan 16 November. Dalam dua hari tes tersebut, Vinale yang baru pertama kali mencoba Yamaha YZR-M1 konsisten menjadi pembalap tercepat, bahkan rekan setimnya sendiri, Rossi sukses dikalahkan.

Tidak ada hal besar yang berubah bagi Valentino Rossi. Ia memang kehilangan saingan kuatnya, Lorenzo. Namun, ia mendapatkan pengganti yaki Maverick. Ia akan banyak belajar karena bisa melihat data Rossi.” kata salah satu pekerja yang sempat bekerja dengan Yamaha.

Lorenzo Memuji Vinales

jorge lorenzo
Jorge Lorenzo Akhirnya angkat bicara terkait Maverick Vinales yang menggantikan diriya di Yamaha Movistar.

Pembalap tersebut memutuskan untuk bergabung dengan Ducati dan akan mulai membela tim berlambang garputala tersebut mulai musim depan.

Lorenzo memiliki tiga gelar juara dunia saat ia masih bersama dengan Yamaha. Lorenzo memiliki pengalaman untuk membimbing Vinles, namun ia yakin kalau pembalap tersebut tidak membutuhkan bantuannya.

Saya rasa Vinales tidak memerlukan saran karena dia sudah tahu bagaimana memenangkan balapan. Lagipula selama ini dia sudah bekerja dengana baik.” kata Lorenzo yang dilansir dari Motorsport.

“Mungkin saran yang bisa saya berikan kepadanya hanya harus fokus untuk mendapatkan hasil lebih baik, jangan memikirkan hal yang tidak penting.”

Bahkan, Lorenzo tidak sungkan untuk menyebutkan kalau Vinales sanggup menjadi kandidat juara MotoGP 2017. Apa lagi ketika musim lalu saat masih bersama suzuki, ia menduduki posisi ke-4 klasemen.

Secara teori dengan motor yang lebih baik bisa membuat Vinales menjadi juara. Kemampuan Vinales sama seperti Marc Marquez, jadi kita lihat saja nanti pertandingan MotoGP 2017, melihat ia memacu motornya untuk menjadi juara.

Profile Maverick Vinales

Maverick Vinales adalah seorang pembalap MotoGP yang lahir di Spanyol, 12 Januari 1995.

Ia memulai karirnya melalui kompetisi World GP 12cc pada tahun 2012 yang berganti nama menjadi Moto3 dimana motor yang diperlombakan adalah motor bermesin empat langkah.

Di tahun 2014, ia kembali melanjutkan karirnya ke jenjang yang lebih tinggi yakni kelas Moto2. Ia mampu menjuarai juara 3 seri dan dinobatkan sebagai Rookie of the Year di musim tersebut.

Dengan pencapaiannya yang gemilang, Suzuki yang saat itu merencanakan kembalinya mereka ke kompetisi MotoGP 2015 melihat bakat pembalap muda ini menganggap ia akan bermanfaat bagi pengembangan motor GSX-RR.

Musim 2015, Vinales bergabung dengan Suzuki untuk mengikuti ajang MotoGP 2016. Di tim barunya tersebut ia memilki rekan satu tim yakni Aleix Espargaro.